Wahai pesan pengisarat rindu, bersabarlah engkau yang mengharap balasan tuannya. Mungkin ia tak berkenan denganmu. Beribu sajak, kata rindu, serta ucapan kasih habis sudah. Entah sajakmu itu terbaca apa habis di cibir si tuan. Ohhhhh rindu, seumpama kau tak datang , takkan ada yang membuatku menyakiti sang pesan . Membuatnya di abaikan dan membuatnya menunggu.
Mungkin pesan nya jangan lagi tentang cinta, kerinduan, pengharapan. Mungkin isinya tentang kematian. Mungkin dengan itu tuanmu akan menghiraukannya.
Rabu, 27 Mei 2015
Untuk pesan yang tidak pernah terbalas
Selasa, 19 Mei 2015
Sambut rinduku
Sayang,
Kemarilah sebentar .
Banyak sekali hal yang ingin aku ceritakan.
Aku lelah,
Sendiri menangisi rindu
Sendiri melawan dunia yang tak ada habisnya
Aku rindu,
Dada yang detak jatungnya selalu membuatku tenang
Usapan tangan yang membuatku terbuai
Pelukan yang begitu membuatku gila
Sayang,
Aku seperti hidup tapi mati
Tersenyum tapi tak bahagia
Bahagia ku tak sempurna
Bila itu tanpamu
Kemari sayang,
Sambut rinduku
Dekap aku
Dan cepat kembali
Tuan yang terhempas
Seperti pasir yang terbawa gulungan ombak. Aku mengikuti apa yang km lihat, aku menyukai apa yang km sentuh. Kamu kemari aku sambut, kamu pergi aku menunggu. Aku, gadis kecilmu yang malang. Yang rela menanggung beribu cibiran hanya untuk tetap berada dekatmu.
Tak peduli seberapa keras angin mencoba menghembusku jauh dari sang tuannya. Aku berdiri tepat di depanmu. Aku menyandarkan diri padamu. Letihku, gundahku, cemasku tak lagi berarti tatkala itu denganmu.
Aku terbuai dalam asuhan yang semu.
Tuanku bilang ini cinta, ini kasih. Namun ku sebut ini seperti sirup beracun. Aku tergiur dan terhanyut. Menyerbunya bagai lebah yang mendamba sang madu.
Tuanku kehilangan arah anginnya. Ia berlabuh tepat di pantai kotor.
Ombak membawanya kesana dan angin tak mampu menghempasnya kembali ke daratan.
Senin, 22 September 2014
Aku lelah kehilangan
Apa kali ini aku akan berakhir serupa?
Mengenalmu,
Mempelajari banyak hal dari mu,
Melakukan banyak hal dengan mu,
Diam-diam menyukai apa yang kamu suka,
Dan pada akhirnya aku mulai menyayangi mu tanpa sengaja.
Sadarkan aku dari lamunan panjang dan mimpi indah ku ini.
Sadarkan aku bahwa ini hanya sementara .
Aku mulai menikmati semuanya.
Aku mulai takut kehilangan semuanya.
Tapi, aku bosan sayang ……
aku telah banyak tau tentang kehilangan,
Rasa sakit,
Bertahan,
Dan tetap kuat.
Bisakah aku menikmati kebersamaan kita lebih lama ?
Karna aku, aku lelah kehilangan...