Entah sampai kapan aku sendiri bisa mengerti dan sadar betul bahwa kamu telah pergi. Malam ini aku terbangun dan seperti biasa tak bisa lagi tertidur.
Entah mengapa begitu bebal hati ini untuk tak merindukan. Lagi-lagi kamu lagi-lagi kami. Padahal jelas sudah bahwa diapun tak menginginkanku ada.
"Argh.....apa yang harus aku lakukan" aku mengambil segelas air lantas meminumnya tanpa nafas.
Entah...
Masih saja rindu. Masih saja ingin mengirimimu pesan singkat ,"kangen kamu" pdahal jelas sudah bahwa sms dariku adalah gangguan terberat setiap harinya untuk dia.
Entahlah tuhan...
aku minta tolong titip setitik rindu dihatinya. Agar dia tau bagaimana sakitnya rindu yang terlantar...
-Untuk sang pemilik rindu-
0 komentar :
Posting Komentar