Nyatanya aku terus hanyut dalam perasaan ini .setiap saat denganmu , aku selalu seperti ingin menghentikan waktu.membunuhnya hingga seakan tak lagi dapat jarum jam dindingku untuk berputar. ya...... aku selalu ingin bisa bersama kamu . sekali lagi, aku terisak setiap aku mengingat ada dinding tinggi yang takkan membiarkan kita bersama karena sudah terlanjur km bersama nya. aku seperti tercandu morfin hingga sakit seluruh tubuhku jika lama tak melihatmu. bahkan suaramu sekarang sudah menjadi kebutuhan yang aku ingini setiap hari.
Aku terus memandangi jam dinding dengan frustasi. waktuku hanya beberapa jam sebelum kita harus berpisah lagi hingga akhirnya bertemu untuk waktu yang akan lama. karna tak dapat dipastikan kapan kita bertemu, entah 1 minggu kemudian, 1 hari kemudian atau bahkan 1 bulan kemudian. aku selalu frustasi dan hampir gila mengingatnya.
Aku pernah berfikir, seandainya dulu aku yang bertemu dulu denganmu, mungkin sekarang aku bisa memujamu lantas tak akan frustasi karna tau aku takkan pernah bisa memilikimu seutuhnya. Aku hanya bisa diam-diam mengharapkanmu lantas jatuh dan putus asa untukmu . semuanya terasa begitu menggelikan, entah keberapa kalinya aku berusaha menyerah dan menjauh. Lantas kembali karna kamu yang meminta dan aku tak bisa menolak.
Kamu.....
Iya kamu lelaki wanita lain. bersama kamu banyak resiko yang harus kita hadapai . tapi aku takkan selemah biasanya, aku takkan lagi menangis,tapi ajari aku cara melepaskanmu tanpa tangisan. Jika memang sudah saatnya kamu benar-benar menjadi miliknya yang utuh. saat ini aku hanya ingin mengukir hari kita tanpa bayangan siapapun, aku ingin menganggap diriku paling bahagia karna memiliki kamu. Walau aku tahu itu hanyalah ego yang meggelikan, karna pada akhirnya aku yang akan kehilangan kamu.....
0 komentar :
Posting Komentar