Senin, 15 September 2014

Tersenyumlah

Sayang,
Aku menyukai setiap pertemuan kita. Jamnya, menitnya, detiknya. Rasanya aku hendak memakinya keras-keras karna terlalu cepat berjalan, menenggelamkan kebersamaan kita dengan singkat.

Sayang,
Aku hanya ingin terus melihat kamu yang seperti ini. Tersenyum, tertawa, bahkan terbahak karena leluconku.

Sayang,
Berjanjilah kan terus tersenyum sesulit apapun hal yang kamu hadapi.

0 komentar :

Posting Komentar